Poster Pengabdi Setan

Pengabdi Setan

20171j 47mIndonesia17+2,1 rb pembaca1 menit baca

Nilai redaksi

7.0

Setelah ibunya meninggal setelah tiga tahun sakit, satu keluarga menyadari bahwa yang kembali ke rumah itu bukan sekadar kenangan.

Sinopsis Pengabdi Setan

Ditulis Redaksi • 29 Agustus 2026

Sebuah keluarga tinggal di rumah tua di pinggiran kota pada 1981. Ibu mereka dulu penyanyi terkenal, tetapi tiga tahun terakhir ia terbaring sakit tanpa diagnosis yang jelas, hanya bisa memanggil dengan lonceng kecil di samping tempat tidurnya. Ketika sang ibu akhirnya meninggal, keluarga itu bukannya lega, melainkan mulai mendengar lonceng itu berbunyi lagi.

Rumah yang Tidak Pernah Sepi

Ayah pergi ke kota untuk mengurus utang, meninggalkan Rini bersama tiga adiknya dan sang nenek. Dari situ gangguan datang bertahap: bayangan di ujung lorong, suara langkah di lantai atas, dan adik bungsu mereka, Ian yang tuli, mulai berbicara dengan seseorang yang tidak terlihat orang lain.

Rini menelusuri masa lalu ibunya dan menemukan majalah lama, catatan, serta jejak sebuah perkumpulan. Perlahan terbentuk gambaran yang jauh lebih gelap daripada sekadar rumah berhantu: ada perjanjian yang pernah dibuat, dan anak-anak dalam keluarga itu adalah bagian dari perjanjian tersebut.

Cara Joko Anwar Menakuti

Alih-alih mengandalkan kejutan suara keras, Joko Anwar membangun ketakutan lewat ruang: koridor panjang, sumur di halaman, jendela yang selalu berada di belakang tokoh, dan lonceng yang membuat penonton menegang sebelum apa pun muncul. Tata suara dan sinematografinya membuat rumah itu terasa seperti tokoh tersendiri.

Sebagai pembuatan ulang film 1980 karya Sisworo Gautama Putra, versi ini mempertahankan premis dasarnya tetapi menambahkan latar keluarga yang jauh lebih kuat — kesulitan ekonomi, kakak yang terpaksa jadi ibu bagi adik-adiknya, dan kehilangan yang belum sempat diratapi.

Pengabdi Setan menjadi film Indonesia terlaris pada tahun rilisnya, tayang di puluhan negara, dan memicu gelombang kebangkitan horor lokal yang berlanjut lewat sekuelnya.

Bagikan:WhatsAppTelegramXFacebook

Film Serupa

Dipilih dari genre yang sama